"Aku emoh se-meja sama kamu, Pre. Nanti makanannya mbok embat semua :))", katamu via YM waktu kita membicarakan pernikahan Vanie. Kita belum pernah bertemu muka waktu itu.
Be careful of what you wish for...
"Oya Pre, kenalin...", Yendy yang kebetulan se-meja denganku di pernikahan Vanie memperkenalkan cowok yang duduk di sebelahnya. "Ini Valens."
"Hueh!!??", sahut kita spontan.
Aku datang ke GM dengan terburu-buru. Sesuai perintah Vanie, kami harus kumpul di bioskop 1 jam sebelum film mulai. Tapi begitu sampai, tak ada satupun manusia yang kukenal. Grrh... aku paling nggak suka nunggu sendirian. Pokoknya harus ada yang nemenin, kalo nggak...
"Pre...?", sapamu tiba-tiba.
Hiaarghh!! Be careful of what you wish for...
"... Udah lama?"
"Ba.. barusan kok, Lens.", cengirku canggung sementara kamu menatapku tajam tanpa ekspresi. Bahkan teman yang datang bersamamu pun memandangiku penuh minat. Kenapa? Ada yang aneh di mukaku? Atau... aku terlalu mempesona bagi kalian berdua?? ;;)
"PREE!!!", jerit Eren shock. "Kamu jelek!! Kekurusan! Ketok tuwek, kempong, peyot!!!"
Semoga bukan karena itu... huks...
"Aku kok pingin nyomblangin kamu mbe' Palen ya...??", gumam Nyo tiba-tiba.
"Nggak bisa, Nyo. Beda agama. Be careful of what your wish for..."
"Bo, nih duitnya.", ujarku sambil mengulurkan uang nontonku.
"1/2 harga ae, Pre. Bayarnya pake BCA'e Valens, kok."
"Oo, nek gitu titip pesen buat Palen ya Bo. Sering-sering ae minjemin kartu BCA'e. Ben kita isa nonton murah, hihi.."
"Lho, cuma nitip pesen? Sapa tau dia berharap kamu nitip peluk or cium juga."
"BE CAREFUL WITH THAT WISHES, BOOO!!", geramku sambil mencekik Bo yang masih tertawa geli.
"Aku kok pingin nyomblangin kamu mbe' Palen ya...??", gumam Nyo tiba-tiba lagi.
"Aku harus bilang brapa kali, seh?!!"
"Aku denger gosip tentang kamu mbe' Palen, loo...", goda Byor suatu hari. "Rasae kok kalian emang serasi yah? Tampang'e sama-sama melas, hiahaha.."
"????????????"
"Ta'comblangin mbe' Palen ya...??", pinta Nyo.
Mboh wis, karepmu...
TAMAT
"Palen ngeliatin kamu terus, lo. Hihi...", bisik Iyem di pesta nikah Pei.
"Dan kenapa juga kamu ngeliatin dia? Grrhh... Hentikan sebelum dia tau! Ntik aku nggak diliatin lagi!"
Be careful of what you wish for...
"Oya Pre, kenalin...", Yendy yang kebetulan se-meja denganku di pernikahan Vanie memperkenalkan cowok yang duduk di sebelahnya. "Ini Valens."
"Hueh!!??", sahut kita spontan.
Aku datang ke GM dengan terburu-buru. Sesuai perintah Vanie, kami harus kumpul di bioskop 1 jam sebelum film mulai. Tapi begitu sampai, tak ada satupun manusia yang kukenal. Grrh... aku paling nggak suka nunggu sendirian. Pokoknya harus ada yang nemenin, kalo nggak...
"Pre...?", sapamu tiba-tiba.
Hiaarghh!! Be careful of what you wish for...
"... Udah lama?"
"Ba.. barusan kok, Lens.", cengirku canggung sementara kamu menatapku tajam tanpa ekspresi. Bahkan teman yang datang bersamamu pun memandangiku penuh minat. Kenapa? Ada yang aneh di mukaku? Atau... aku terlalu mempesona bagi kalian berdua?? ;;)
"PREE!!!", jerit Eren shock. "Kamu jelek!! Kekurusan! Ketok tuwek, kempong, peyot!!!"
Semoga bukan karena itu... huks...
"Aku kok pingin nyomblangin kamu mbe' Palen ya...??", gumam Nyo tiba-tiba.
"Nggak bisa, Nyo. Beda agama. Be careful of what your wish for..."
"Bo, nih duitnya.", ujarku sambil mengulurkan uang nontonku.
"1/2 harga ae, Pre. Bayarnya pake BCA'e Valens, kok."
"Oo, nek gitu titip pesen buat Palen ya Bo. Sering-sering ae minjemin kartu BCA'e. Ben kita isa nonton murah, hihi.."
"Lho, cuma nitip pesen? Sapa tau dia berharap kamu nitip peluk or cium juga."
"BE CAREFUL WITH THAT WISHES, BOOO!!", geramku sambil mencekik Bo yang masih tertawa geli.
"Aku kok pingin nyomblangin kamu mbe' Palen ya...??", gumam Nyo tiba-tiba lagi.
"Aku harus bilang brapa kali, seh?!!"
"Aku denger gosip tentang kamu mbe' Palen, loo...", goda Byor suatu hari. "Rasae kok kalian emang serasi yah? Tampang'e sama-sama melas, hiahaha.."
"????????????"
"Ta'comblangin mbe' Palen ya...??", pinta Nyo.
Mboh wis, karepmu...
TAMAT
"Palen ngeliatin kamu terus, lo. Hihi...", bisik Iyem di pesta nikah Pei.
"Dan kenapa juga kamu ngeliatin dia? Grrhh... Hentikan sebelum dia tau! Ntik aku nggak diliatin lagi!"