Tuesday, November 11, 2008

Careless Wishes

"Aku emoh se-meja sama kamu, Pre. Nanti makanannya mbok embat semua :))", katamu via YM waktu kita membicarakan pernikahan Vanie. Kita belum pernah bertemu muka waktu itu.

Be careful of what you wish for...

"Oya Pre, kenalin...", Yendy yang kebetulan se-meja denganku di pernikahan Vanie memperkenalkan cowok yang duduk di sebelahnya. "Ini Valens."
"Hueh!!??", sahut kita spontan.


Aku datang ke GM dengan terburu-buru. Sesuai perintah Vanie, kami harus kumpul di bioskop 1 jam sebelum film mulai. Tapi begitu sampai, tak ada satupun manusia yang kukenal. Grrh... aku paling nggak suka nunggu sendirian. Pokoknya harus ada yang nemenin, kalo nggak...
"Pre...?", sapamu tiba-tiba.
Hiaarghh!! Be careful of what you wish for...
"... Udah lama?"
"Ba.. barusan kok, Lens.", cengirku canggung sementara kamu menatapku tajam tanpa ekspresi. Bahkan teman yang datang bersamamu pun memandangiku penuh minat. Kenapa? Ada yang aneh di mukaku? Atau... aku terlalu mempesona bagi kalian berdua?? ;;)
"PREE!!!", jerit Eren shock. "Kamu jelek!! Kekurusan! Ketok tuwek, kempong, peyot!!!"
Semoga bukan karena itu... huks...


"Aku kok pingin nyomblangin kamu mbe' Palen ya...??", gumam Nyo tiba-tiba.
"Nggak bisa, Nyo. Beda agama. Be careful of what your wish for..."


"Bo, nih duitnya.", ujarku sambil mengulurkan uang nontonku.
"1/2 harga ae, Pre. Bayarnya pake BCA'e Valens, kok."
"Oo, nek gitu titip pesen buat Palen ya Bo. Sering-sering ae minjemin kartu BCA'e. Ben kita isa nonton murah, hihi.."
"Lho, cuma nitip pesen? Sapa tau dia berharap kamu nitip peluk or cium juga."
"BE CAREFUL WITH THAT WISHES, BOOO!!", geramku sambil mencekik Bo yang masih tertawa geli.


"Aku kok pingin nyomblangin kamu mbe' Palen ya...??", gumam Nyo tiba-tiba lagi.
"Aku harus bilang brapa kali, seh?!!"


"Aku denger gosip tentang kamu mbe' Palen, loo...", goda Byor suatu hari. "Rasae kok kalian emang serasi yah? Tampang'e sama-sama melas, hiahaha.."
"????????????"


"Ta'comblangin mbe' Palen ya...??", pinta Nyo.
Mboh wis, karepmu...

TAMAT

"Palen ngeliatin kamu terus, lo. Hihi...", bisik Iyem di pesta nikah Pei.
"Dan kenapa juga kamu ngeliatin dia? Grrhh... Hentikan sebelum dia tau! Ntik aku nggak diliatin lagi!"

Sunday, November 09, 2008

Yattaaa!!!

Horee!! Aku tamat main Zumaaa!! \:D/

Tuesday, October 21, 2008

Unprecious Memory

Mungkinkah ingatan yang begitu penting bisa terlupakan?? Atau..... kita melupakannya karena merasa ingatan itu tidak penting??

One Day In My College Year

"Kenalin Pre, ini temen-temenku..".
Hari itu Carla memperkenalkanku pada Shierly, teman kuliah yang sering diceritakannya. Kamu yang ada di sebelah Shierly pun menjabat tanganku dan menyebutkan nama, tapi pikiranku terlanjur dipenuhi keinginan sharing dengan Carla soal proyek komik kami, sehingga tak satupun info tentangmu yang melekat di ingatan. Siapa namamu? Bagaimana wajahmu? Entahlah. Yang kuingat dari hari itu (selain pembicaraan seputar komik) adalah, aku bertemu Shierly dan cowoknya di rumah Carla.

One Day In My Working Day

Hari itu aku sedang mencari nama untuk tokoh cerita yang akan kutulis. Sudah ada beberapa nama di list ini, tapi lebih banyak pilihan pasti lebih baik. "Nama apa lagi ya, yang ok?", pikirku sesaat sebelum Pei berteriak,
"Nyoo!! Tadi aku ketemu Valens!!"
"Ow, itu boleh juga.", batinku sambil menulis Valens di daftar nama tokoh cewek :D

Someday In 2005

"Ya'apa nek ta'bawa ke temenku ae. Sapa tau dia isa mbetulin.", ujar Nyo memberi solusi.
"Hah? Temenmu siapa?", tanyaku.
"Palen."
"Palen?! Jeneng opo iku?".
"VALENS!!!"
Oh, yang namanya keren itu. "Dia tukang reparasi kompi tah?"
"Gundul! Bukan! Tapi mesti'e isa. Biasae nek komputer'e arek2 rusak, dia yang ngliakno.", jelas Nyo.
Aku tidak terbiasa mempercayakan benda kesayanganku pada orang lain, apalagi yang belum kukenal. Tapi aku percaya Nyo. Kalau dia merasa, kamu bisa memperbaiki laptop ini, berarti kemungkinan besar memang iya. Jadi kubiarkan Nyo membawa laptopku dan berharap kamu bisa melakukan sesuatu.

"Laptopmu gimana, Pre?", tanya Agung suatu hari.
"Oh, masih dibawa Valens."
"Valens? Valens-nya Imut?"
"Hah?? Valens-nya Imut?"
"Dia dulu kan pacaran ma Imut pas kuliah."
"Waks?! Jadi yang dulu itu Valens?!", pekikku teringat peristiwa di rumah Carla.
"Apa?"
"Hehe.. nggak pa pa.."

Beberapa hari setelah pembicaraan dengan Agung, aku masih terpukau oleh kenyataan bahwa Carla pernah mengenalkanku dengan orang asing yang sekarang sedang mempreteli laptop-ku. Dulu pun Carla sering menceritakanmu. Tapi aku cuma  mengingatmu sebagai 'Cowoknya Shierly'. Bagaimana mungkin ingatan sepenting ini bisa terlupakan?!
"Carla, minta nomer HP Valens!", seruku.
"Lho, kamu kok tau Valens? Kenal ndek mana?", sahut Carla polos.

Apa peristiwa itu memang nggak layak diingat yak.....??

TAMAT

"Aku sama sekali nggak inget lo Lens, kalo dulu pernah kenalan ma kamu".
"................................... Kapan...........???"

Friday, October 17, 2008

Miracle

Do you believe in miracle...??

Well, I do believe :)

Di jaman modern ini, memang nggak ada lagi orang yang bisa membelah lautan, berjalan di atas air, ataupun orang buta huruf yang tiba2 mampu membaca. Tapi saya percaya keajaiban itu ada. Bentuknya lebih kecil dari beberapa contoh yang saya sudah sebutkan, mungkin berupa kebetulan. Kalau dipikir2, banyak kebetulan terjadi selama hidup. Tapi sejak saya lebih menghargai keajaiban kecil itu dan percaya ada hal2 yang nggak bisa dipikir dengan logika, terjadi lebih banyak lagi kebetulan luarbiasa. Seperti yang terjadi beberapa hari lalu.

Tengkyu Dhevy, Dewik, Iyem, n Vanie. Doa kalian yang nggak masuk akal akhirnya terkabul ;) To Valens, tengkyu untuk ceplosan saktinya. Mulai saiki nyeplos sing apik2 wae yo, Oom. Medeni nek diseriusi tenan karo KANJENG ROMO >:) To Imoet, udah sesuai harapanmu lo. Awas kalo nggak dateng :D

Kalau ingin merasakan keajaiban, percaya dan yakinlah dulu keajaiban itu ada. Like Mariah & Whitney said, "There can be miracles when you believe..." :)

Terima kasih... Tak habis sujudku padaMU...

Sunday, October 12, 2008

Cinta Ini Membunuhku

Cinta itu universal, bukan cuma bercerita tentang lawan jenis (atau sesama jenis untuk kasus tertentu). Bahkan lagu cinta ini sering saya senandungkan untuk Mama. Grrhh..... >:)

Kau membuat, ku berantakan
Kau membuat, ku tak karuan
Kau membuat, ku tak berdaya
Kau menolakku, acuhkan diriku

Bagaimana, caranya untuk
Meruntuhkan, kerasnya hatimu
Kusadari, ku tak sempurna
Ku tak seperti, yang kau inginkan

Kau hancurkan aku dengan sikapmu
Tak sadarkah kau telah menyakitiku
Lelah hati ini meyakinkanmu
Cinta ini, membunuhku...


(d'Masiv)

Saturday, August 16, 2008

Three Decade

If only I could turn back time
If only I had saved what I still had
If only I could turn back time
I would stay...

Banyak yang ingin dilakukan seseorang kalau bisa membalikkan waktu.
Memperbaiki kesalahan di masa lalu mungkin salah satunya.
Dulu aku berpikir seperti itu.
Banyak bagian dari masa lalu yang ingin kurubah.
Biar masa kini-ku, lebih membahagiakan.

Tapi...
Kadang kita harus melewati masa sulit agar bisa memahami arti kebahagiaan yang sebenarnya.
Untungnya nggak ada mesin waktu.
Untungnya juga, nggak kena sindrom Butterfly Effect.
Karena kalau berhasil mengubah masa lalu, mungkin aku nggak akan sebahagia sekarang.

Terima kasih untukMU yang memberi kesempatan ikut ujian dan membuatku naik kelas :)
Terima kasih juga untuk makhluk-makhluk ciptaanMU yang membuatku masih sanggup melihat indahnya dunia yang KAU ciptakan.

Mbah Palen
Hyaah!! Tengkyu lingerienya. Tapi dipake kapan niy? Mosok pas andhok STMJ?? Gyahaha... Dasar STMJ (Sudah Tua Masih Jail) :D
Mbak Norma
Met ultah juga sodara kembarku :)
Mas Adek
Nggak ngasih aku apel lagi? Yang ngasih apel ke Putri Salju harusnya kan, Ratu Jahat. Kok ini malah kurcaci-nya? Hiahiaiha... Peace man, peacee... :p
Ce Nonik

Thx 4 d book, thx 4 d soap, n thx 4 being my female soulmate. GBU :)
Ce Nyo
Untung cuma telat bbrp hari. Nek lebih lama, nggak ta'tulis di sini namamu :))
Ce Santi
Makasih dah jadi ibu kost yang pengertian n friendly :)
Maeko
Makaci hug 'n kiss-nya. Duuhh, iler-mu yg nempel di pipi Antie kok cek akeh'e to Nduk... 8-)
Papah
Nggak bisa sms-an dari kamar yang bersebelahan lagi ya, Pah. Hehe...
Sis Dhevy
Wah, satu2nya orang Global yang inget, meski nggak dapet traktiran. GBU, Sis :-*
A'i Panci
Buu... Maap nggak kebagian brownies. Abis enak sih, jadi ta'habisin ndiri ama Maeko, hihihi...
Emmy Obaa-chan
Sms-mu ternyata nggak masuk. Tapi tengkyu ucapan'e. Apapun masalahmu, semoga namida-nya cepet hilang, ya :)
Chris Otouto
Arigatou CDnyaaa!! :-x Hidup jazz! Hehe...
Tante Pipi
Pancet ae arek sitok iki. Janji2 tok! Bayek2ku merindukanmu, tau?! Grrhh... >:)
Mak Gabyor
Jane arek iki nggak ngucapno. Saking ae pingin nyebut jeneng'e. Soale lucu nek ditambahi 'Mak, hihi...
Sodara PingPing
Makasih untuk jenggongan n kibasan ekornya tiap kali aku dateng :D
ATM Bank Niaga
Bisa ngucapin met ultah? Mesin yang aneh...

Dan pihak-pihak lain yang tahu tanggal lahirku tapi memilih untuk memberi selamat dengan ilmu kebatinan, terima kasih banyak. GBU all.

Thursday, August 14, 2008

The Sweetest Gift

Aku suka caramu menatapku...
Membuatku merasa jadi cewek paling cantik dan seksi.
Aku suka caramu menggenggam jemariku...
Membuatku merasa besarnya perhatianmu.
Aku suka caramu membelai rambutku...
Membuatku merasa dalamnya kasih sayangmu.
Aku suka caramu mengekspresikan rasa gemas...
Meski kadang membuatku memar dan benjol, huks... :((

Aku suka cangkem bosokmu...
Meski kadang masih kalah bosok denganku, hihi... :D
Aku suka wajah tuamu...
Karena membuatku tampak jauuuuhhh lebih muda, hiahiaha... :))
Aku suka kalau kamu lagi manja...
Bikin aku tambah gemesh dan bisa mbati sepuasnya, hiehie... :p
Aku suka dengan kebiasaanmu nyasaran...
Membuatku sadar, masih ada orang yang sense of directionnya lebih payah dariku, peacee... :D

Aku cinta semua sikap dan sifatmu...
Yang membuatku jadi wanita paling beruntung mendapatkan cintamu.
Aku cinta semua perbedaan kita...
Yang membuat perjalanan kita lebih berwarna.
Aku cinta cara pandangmu...
Yang membuatku sadar, banyak persamaan mendasar yang kita punya.
Aku cinta kelebihanmu...
Yang membuat kekuranganku tak lagi berarti.
Aku pun cinta kekuranganmu...
Yang membuatku merasa berarti karena bisa melengkapi.

Lebih dari semua, aku cinta kamu apa adanya.
Kamu, hadiah terindah dari Yang Kuasa.

Thank you for being you :)