Saturday, August 16, 2008

Three Decade

If only I could turn back time
If only I had saved what I still had
If only I could turn back time
I would stay...

Banyak yang ingin dilakukan seseorang kalau bisa membalikkan waktu.
Memperbaiki kesalahan di masa lalu mungkin salah satunya.
Dulu aku berpikir seperti itu.
Banyak bagian dari masa lalu yang ingin kurubah.
Biar masa kini-ku, lebih membahagiakan.

Tapi...
Kadang kita harus melewati masa sulit agar bisa memahami arti kebahagiaan yang sebenarnya.
Untungnya nggak ada mesin waktu.
Untungnya juga, nggak kena sindrom Butterfly Effect.
Karena kalau berhasil mengubah masa lalu, mungkin aku nggak akan sebahagia sekarang.

Terima kasih untukMU yang memberi kesempatan ikut ujian dan membuatku naik kelas :)
Terima kasih juga untuk makhluk-makhluk ciptaanMU yang membuatku masih sanggup melihat indahnya dunia yang KAU ciptakan.

Mbah Palen
Hyaah!! Tengkyu lingerienya. Tapi dipake kapan niy? Mosok pas andhok ronde?? Gyahaha... Dasar STMJ (Sudah Tua Masih Jail) :D
Mbak Norma
Met ultah juga sodara kembarku :)
Mas Adek
Nggak ngasih aku apel lagi? Yang ngasih apel ke Putri Salju harusnya kan, Ratu Jahat. Kok ini malah kurcaci-nya? Hiahiaiha... Peace man, peacee... :p
Ce Nonik

Thx 4 d book, thx 4 d soap, n thx 4 being my female soulmate. GBU :)
Ce Nyo
Untung cuma telat bbrp hari. Nek lebih lama, nggak ta'tulis di sini namamu :))
Ce Santi
Makasih dah jadi ibu kost yang pengertian n friendly :)
Maeko
Makaci hug 'n kiss-nya. Duuhh, iler-mu yg nempel di pipi Antie kok cek akeh'e to Nduk... 8-)
Papah
Nggak bisa sms-an dari kamar yang bersebelahan lagi ya, Pah. Hehe...
Sis Dhevy
Wah, satu2nya orang Global yang inget, meski nggak dapet traktiran. GBU, Sis :-*
A'i Panci
Buu... Maap nggak kebagian brownies. Abis enak sih, jadi ta'habisin ndiri ama Maeko, hihihi...
Budhe Emmy
Sms-mu ternyata nggak masuk. Tapi tengkyu ucapan'e. Apapun masalahmu, semoga namida-nya cepet hilang, ya :)
Tante Pipi
Pancet ae arek sitok iki. Janji2 tok! Bayek2ku merindukanmu, tau?! Grrhh... >:)
Mak Gabyor
Jane arek iki nggak ngucapno. Saking ae pingin nyebut jeneng'e. Soale lucu nek ditambahi 'Mak, hihi...
Sodara PingPing
Makasih untuk jenggongan n kibasan ekornya tiap kali aku dateng :D
ATM Bank Niaga
Bisa ngucapin met ultah? Mesin yang aneh...

Dan pihak-pihak lain yang tahu tanggal lahirku tapi memilih untuk memberi selamat dengan ilmu kebatinan, terima kasih banyak. GBU all.

Thursday, August 14, 2008

The Sweetest Gift

Aku suka caramu menatapku...
Membuatku merasa jadi cewek paling cantik dan seksi.
Aku suka caramu menggenggam jemariku...
Membuatku merasa besarnya perhatianmu.
Aku suka caramu membelai rambutku...
Membuatku merasa dalamnya kasih sayangmu.
Aku suka caramu mengekspresikan rasa gemas...
Meski kadang membuatku memar dan benjol, huks... :((

Aku suka cangkem bosokmu...
Meski kadang masih kalah bosok denganku, hihi... :D
Aku suka wajah tuamu...
Karena membuatku tampak jauuuuhhh lebih muda, hiahiaha... :))
Aku suka kalau kamu lagi manja...
Bikin aku tambah gemesh dan bisa mbati sepuasnya, hiehie... :p
Aku suka dengan kebiasaanmu nyasaran...
Membuatku sadar, masih ada orang yang sense of directionnya lebih payah dariku, peacee... :D

Aku cinta semua sikap dan sifatmu...
Membuatku jadi wanita yang paling beruntung mendapatkan cintamu.
Aku cinta semua perbedaan kita...
Yang membuat perjalanan cinta ini lebih berwarna.
Aku cinta cara pandangmu...
Yang membuatku sadar, ada persamaan mendasar yang kita punya.
Aku cinta kelebihanmu...
Yang membuat kekuranganku tak lagi berarti.
Aku pun cinta kekuranganmu...
Yang membuatku merasa berarti karena bisa melengkapinya.

Lebih dari semuanya, aku cinta kamu apa adanya.
Kamu, hadiah terindah dari Yang Kuasa.

Thank you for being you :)

Sunday, August 10, 2008

Photomorphosis

Meski waktu bergulir, cerita muncul silih berganti, cuma 1 yang nggak berubah. Keimutan saya, huehuehue...

Dekade 1

Ada yang bilang, foto-foto saya di dekade ini tampak tidak ceria. Mungkin ada hubungannya dengan kehidupan saya waktu itu. Hiks...



Dekade 2

Inilah tampang ABG saya. Di masa ini udah mulai bisa senyum, sih. Tapi banyak yang bilang, senyum saya maksa n nggak ikhlas :D Mungkin karena memang belum benar-benar in the mood untuk tersenyum. Saya pribadi, nggak suka tampang saya pas ABG. Dah gitu, gendut lagi :))



Dekade 3

Umur boleh boros, tapi tampang harus hemat. Semboyan itulah yang saya pake sampe sekarang. Lihatlah tampang saya di dekade 3. Tetap imut bin kiyut, bukan? Tampang inilah yang berhasil mengelabui banyak berondong, huehue... Lumayan lah buat cemilan... :p



... sebelum akhirnya dapet Oom-Oom juga, huehue... Oops, sorry for calling you Oom, Mbah :D

Metamorphosis

Waa gak kerasa udah hidup selama 3 dekade. Kalo dipikir-pikir, dekade yang terasa paling cepet berlalu, adalah waktu menjelang dekade ke-3. Kenapa? Kaya'nya di dekade terakhir ini lebih banyak perubahan ke arah lebih baik. Jadinya lebih enjoy ngejalaninnya ;)

Dekade 1

Bisa dibilang, masa kecil saya kurang bahagia. Kalau anak-anak sebaya saya waktu itu lebih banyak bermain, bersenang-senang, memuaskan rasa ingin tahu, dan enjoy life, saya justru sering merasa takut dan tidak percaya diri. Jangankan di luar rumah, di rumah aja saya ngerasa nggak nyaman banget. Saking tertekannya, cita-cita saya waktu itu cuma 1. Bukan jadi dokter, guru, atau lainnya. Saya bercita-cita MINGGAT dari rumah, huahahuaua... Di rumah, saya dikondisikan untuk sadar, kalau saya beda dengan anak-anak pada umumnya. Maksudnya, ada yang salah dengan diri saya. Saya merasa nggak layak dicintai. Jadi nggak habis pikir, bagaimana teman-teman bisa mendapat keinginannya, tertawa lepas, dan bahagia. Mungkin saking mindernya, saya menjauh dari lingkungan. Atau sebaliknya, karena saya tidak tahu cara bersikap, saya juga jadi nggak nyaman berada di dekat orang lain. Alhasil, orang lain pun males berinteraksi dengan saya yang kuper, selalu salah tingkah, dan terlalu pendiam. Tahukah teman? Saya dulu sering bertanya, berapa lama hidup saya akan berlangsung. Soalnya saya udah nggak tahan banget. Kalau terus hidup seperti itu, saya sih pinginnya cepet-cepet mencapai akhir saja, biar nggak lama tertekan. Kalau dipikir-pikir sekarang, menakutkan juga anak sekecil saya bisa berpikir segelap itu. Gimana ya perasaan ortu saya kalau tahu pemikiran saya dulu? Hii.. Menakutkan pokok'e...

Dekade 2

Masih belum banyak perubahan pada awal dekade ini. Saya masih tetap kuper dan takut dengan lingkungan. Bedanya, saya mulai punya keinginan. Tapi karena keinginan itu rasanya mustahil terealisasi di dunia nyata, saya mencoba memuaskannya lewat cara lain. Tahukah teman? Secara nggak sadar, saya menciptakan dunia sendiri. Dunia dimana saya bisa menjadi apapun, berbuat apapun, dan mendapat apapun yang saya mau tanpa terganggu oleh lingkungan. Saya suka sekali berkhayal dan menulis cerita dimana saya menjadi tokoh utama yang tidak terkalahkan di sana. Yang paling menakutkan, saya senang berbicara dengan benda-benda mati terutama boneka, karena saya merasa, cuma mereka yang mau mendengar dan memahami saya (hii.. lagiii!!).

Untungnya, menjelang akhir dekade, saya menemukan orang-orang yang mau menerima saya apa adanya. Pelan-pelan mereka membuat saya bisa menghargai diri sendiri dan meyakinkan tidak ada yang salah dengan saya. Orang-orang inilah yang membuat dunia tampak lebih menyenangkan. Berkat mereka, saya jadi lebih berani mengungkapkan keinginan dan memperjuangkannya. Perjuangan pertama membuat saya harus berhadapan dengan orang tua sendiri. Tertekan banget memang, karena saya tidak terbiasa melawan orang tua yang kelewat dominan. Tapi dengan dukungan teman-teman, saya mencoba bertahan sampai akhirnya berhasil. Dari sini saya benar-benar yakin, tidak ada yang salah dengan impian saya. Saya bisa menjadi apapun yang saya mau di dunia nyata, meski kebanyakan orang meragukan dan menganggap saya melakukan kesalahan.

Dekade 3

Secara umum memang bukan dekade yang benar-benar menyenangkan. Tapi setidaknya saya sudah bisa melihat potensi dan kemampuan diri sendiri. Saya jadi lebih percaya diri merencanakan dan memutuskan sesuatu. Tapi di awal dekade ini pun, kepercayaan diri dan keteguhan saya masih harus diuji lewat beberapa peristiwa menyakitkan. Mungkin karena saya masih terlalu percaya pada kekuatan diri sendiri, sehingga lupa kalau ada kekuatan lebih besar yang selama ini mendukung dan melindungi saya. Saya merasa, apapun yang berhasil saya raih sampai detik itu adalah berkat usaha saya sendiri. Saya tidak melihat, pada bagian mana DIA menunjukkan andilnya. Saya mungkin mengakui keberadaannya, tapi tidak merasakannya. Sampai pada suatu hari, ada masalah yang saya benar-benar nggak tahu bagaimana mengatasinya. Logika dan idealisme yang selama ini saya andalkan benar-benar tidak membantu. Meski ada lebih banyak teman baik yang mensupport, rasanya kali ini saya harus mengatasi seorang diri. Masalahnya, saya terlalu tertekan untuk bisa memikirkan solusinya. Kalaupun beberapa solusi muncul, semuanya gagal menyelesaikan masalah. Sempat saya teringat masa-masa di dekade pertama. Dulu saya sering tertekan karena tidak tahu apa yang terjadi dan bagaimana mengatasinya. Kali ini, yang membuat stress saya lebih besar, saya tahu penyebab dan solusinya, tapi semua itu gagal mengatasi masalah saya. Saat inilah saya merasakan keberadaanNYA. Saya merasa DIA ingin saya bertahan. Beberapa kali DIA menggagalkan perbuatan bodoh saya dengan cara yang tidak masuk akal. Membuat saya percaya, DIA jugalah yang di dekade 1 membantu saya bertahan, mempertemukan saya dengan orang-orang yang mengubah saya di dekade 2, dan pada akhirnya, turun tangan sendiri pada akhir dekade 3 untuk membantu saya. Gosh... saya masih suka tertegun kalau mengingatnya sekarang.

Akhir dekade 3, pemikiran saya banyak mengalami perubahan. Saya merasa lebih mengenal DIA dari sebelumnya dan merasa yakin, DIA tidaklah semenakutkan yang digambarkan orang. DIA itu friendly dan penuh kasih. Karena sudah bisa merasakan keberadaan-NYA, saya sekarang tidak takut pada apapun di dunia (kecuali reptil mungkin, hihi..). Saya berani bertentangan dengan lingkungan yang lebih besar. Berani mengambil tindakan frontal untuk meyakinkan orang tua, kalau pilihan saya tidak salah dan pasti akan membahagiakan mereka juga. Lebih dari semuanya, saya berhasil mewujudkan impian masa kecil yaitu MINGGAT DARI RUMAH, huahuahuaha... Semuanya demi impian yang lebih besar. Doakan saya ya teman-teman :)

Tuesday, July 22, 2008

Empath

Saya mendapat istilah itu ketika nonton sebuah serial TV. Artinya, orang yang bisa merasakan perasaan orang lain. Saya rasa ini bukan jenis kemampuan yang menyenangkan, karena hati manusia sering didominasi perasaan negatif. Bayangkan kalau kita harus merasakan kekecewaan, kesedihan, atau keputus-asaan orang lain.

Saya sering mencoba berempati. Menempatkan diri pada posisi orang lain. Sebagus-bagusnya empati saya, maksimal cuma membuat saya memahami orang itu. Saya tidak pernah benar-benar merasakan bagaimana pedihnya. Tidak tahu persis seperti apa sakitnya.

Sampai suatu ketika...

Saya sedih mendengar pengakuannya.
Bukan karena tidak siap menerima kejujuran yang menyakitkan.
Tapi karena, tidak seharusnya orang setulus dia menerima perlakuan itu.

Saya merasa sakit.
Bukan karena dia menyembunyikan kebenaran dari saya.
Tapi karena sadar, betapa kebenaran itu menyiksanya.

Saya bahkan menangis.
Bukan karena kecewa padanya.
Saya kecewa pada diri sendiri. Tidak banyak yang bisa saya lakukan untuk mengubah kenangan pahitnya.

Merasakan beban hati orang lain memang tidak menyenangkan.
Tapi...
Saya senang dia membaginya dengan saya.
Saya senang menanggung sebagian beban itu demi senyumnya.
Saya senang masalah ini membuat kami semakin dekat.
Lebih dari semua itu...
Saya senang menjadi bagian dirinya.

*Nothing going to change. I promise you...

Sunday, June 22, 2008

Love Management

Okta : Menurutmu cakepan mana Zai Zai sama Alan Luo?
Pre-chan : Ya cakepan cowokku duonk!! Hihihi...
Okta : (Geleng2) Repot ngomong sama orang lagi jatuh cinta...

Kata orang, masa bulan madu setelah jadian itu berlangsung paling lama 6 bulan. Hari ini kami sudah jalan genap 8 bulan, tapi perasaan kami masih sama seperti waktu PDKT. Selalu antusias pas ketemu, nggak sabar nunggu waktu ketemuan, rasa kangennya juga masih sama meski nggak jarang kami merasa bete satu sama lain.

Baru-baru ini 'Papieh' kami menyebut tentang pentingnya mengelola cinta. Kami tidak pernah berpikir kalau cinta itu perlu dikelola. Orang bilang, "Cinta itu datang dengan sendirinya dan takkan habis oleh waktu". Faktanya, cinta itu tidak abadi. Bisa habis setiap saat kalau kita tidak mengelolanya dengan benar. Bisa beralih ke obyek lain kalau kita tidak menjaganya dengan baik. Bisa tidak terarah kalau kita tidak menyatukan persepsi, niat, dan tujuan dengan pasangan.

Sebelumnya saya pernah beberapa kali menjalin cinta. Selama beberapa kali itu pula cinta saya berakhir karena lingkungan menolak, memberi tekanan, dan menuntut kesempurnaan. Dan saya gagal mempertahankannya, selain karena tidak mengelola cinta dengan baik, komitmen kami gampang sekali goyah oleh intervensi lingkungan. Saya sempat berpikir, tak ada gunanya menjalin hubungan kalau saya masih berada di lingkungan ini. Partner manapun tidak akan mampu bertahan dengan saya.

Tapi...

Beberapa waktu lalu tiba-tiba saya merasa beruntung punya lingkungan yang tidak pernah mendukung hubungan cinta saya. Berkat mereka, saya menemukan 'the toughest man I need'. Bersama laki-laki ini, saya sedikit demi sedikit membuat lingkungan menerima kami apa adanya. Memaksa lingkungan melakukan penyesuaian untuk kami, bukan sebaliknya. Ternyata, love is powerful. Indeed... Kalau tahu cara memelihara dan mengelolanya.

Cinta itu gabungan antara logika dan perasaan. Logika meliputi penyatuan persepsi, niat, dan tujuan membina hubungan. Perasaan adalah bagian yang menjaga agar persepsi, niat, dan tujuan itu tetap konsisten. Beberapa orang meragukan keberhasilan kami karena lingkungan terlalu dominan. Beberapa lagi menganggap hubungan ini riskan karena kami terlalu 'beda'. Tapi kami terus berjalan. Selama logika dan perasaan tetap sama, maka lingkungan dan perbedaan tidak akan mengganggu. Beda bisa terlihat sebagai warna, bukan masalah.

Pre-chan : Lagi jatuh cinta?! Kasep yo! Wis 8 bulan! Bukan 'lagi jatuh cinta' namanya. Tapi... 'selalu jatuh cinta' ^o^V

*terima kasih buat 8 bulan yang penuh warna :)

Sunday, March 30, 2008

8 Things

8 things that I am passionate about
- Pacarku yang baik & perjuangan kami :)
- Memahami Qur'an
- Makanaaan!!!
- Duiiit!!!
- Sport
- Make up (ini sama sekali nggak mencerminkan aku O.o)
- Fashion (apalagi ini -.-;)
- Memasak (aaaarrggghh!! kenapa aku iniiii!!!!??? >.<)

8 books I have read recently

- Menikmati Jamuan Allah, Inti Pesan Qur'an dari Tema ke Tema (Syekh Muhammad al-Ghazali)
- Harry Potter & Relikui Kematian (JK Rowling)
- Mother Theresa, Di dalam keheningan hati (Marian Centre)
- Seri Quick Cooking, Schotel & Variasinya (Albertin Hoesni)
- Instant Make-Up (Gusnaldi)
- Maria al-Qibtiyah, The Forgotten Love of Muhammad (Abdullah Hajjaj)
- Personality Plus (Florence Littauer)
- When God Winks, Menangkap isyarat Tuhan dari Peristiwa kebetulan (SQuiere Rushnell)

8 Things I want to do before I die
- Jadi orang yang dekat dengan dan diridhoi oleh Allah
- Nikah & punya anak dari satu-satunya orang yang kuinginkan jadi suamiku :)
- Punya rumah kecil, teduh, & nyaman
- Memastikan anak-anakku jadi orang baik dan sukses sesuai cara mereka :)
- Jadi perempuan hebat di belakang laki-laki sukses :)
- Nerbitkan buku atau komik
- Bikin perusahaan & jadi bos yang bijak
- Menghabiskan hari tua bareng suami di tempat terpencil

8 Things I have learnt in these past years
- Keajaiban akan muncul kalau kita mengikutsertakan campur tangan Tuhan dalam tiap langkah hidup kita.
- Tidak percaya diri jauh lebih mengerikan daripada tidak percaya orang lain.
- Nasib ditentukan oleh diri sendiri, bukan lingkungan. Kita bisa mengendalikan lingkungan, bukan sebaliknya.
- Great love and great achievements involve great risk.
- Kita tidak akan pernah tahu kebahagiaan apa yang menunggu esok hari kalau tidak sanggup bertahan dalam penderitaan hari ini.
- Pride bisa jadi penghalang terbesar dalam mencapai impian.
- Jadi diri sendiri dan bersikap apa adanya itu menyenangkan.
- Dalam suatu hubungan, perbedaan sebanyak apapun nggak jadi masalah asalkan ada persamaan rasa, niat, dan tujuan.

8 Things that attract me to my bestfriends
Opo to maksud'e pertanyaan iki??

8 Songs that I could listen to over and over again
- Jingle Global :p
- All Roads Lead To You (Chicago)
- Makes Me Wonder (Maroon 5)
- That's What Love Can Do (Toutes Les Filles)
- Believe (Nami Tamaki)
- Anna Ni Issho Datta No Ni (See Saw)
- Honou no Tobira (FictionJunction YUUKA)
- Eternal Wind (Hiroko Moriguchi)

8 Things I say often
- Sobat Global :D
- Yank :p
- Lop U
- Sontoloyo!
- Sinting!
- J****k!
- Guoblok...
- Grrrhh...

8 people I'm excited to tag
Siapa aja deh yang pingin posting tentang 8 things ini :p

Wednesday, January 02, 2008

Above All

2007... tahun yang mengerikan! Hampir jadi tahun terakhir dalam hidup. Tapi untung ada Kamu yang masih sayang aku. Dengan cara-cara ajaib, Kamu membuatku bertahan agar bisa menemukan kebahagiaan menjelang akhir tahun lalu. Kalau dipikir-pikir, memang cuma Kamu yang melindungiku selama ini. Kamu juga yang tahu, kapan saat paling tepat untuk mewujudkan keinginan-keinginanku. Aku jadi nggak enak, karena sering nggak sabaran dengan sifat dan rencanaMu yang misterius itu. Maafin aku yah... Mulai tahun ini, akan kucoba melibatkanMu dalam tiap langkah hidup ini.

Terima kasih, sudah mengabulkan satu-satunya curhat dan harapanku awal tahun lalu. Meski aku nyaris putus asa dan cuma bisa menangis saat memintanya. Tahun ini, aku pun cuma punya 1 permintaan. Uniknya, bukan cuma aku yang meminta. Dhevy Hutagalung, Dewi Kusuma, Eva Natalia, Stephanie Budiharjo, Norma Sidoarjo, Vincent Pakuwon, Santi Gresik, Stefanie Pasuruan. Maukah Kau mengabulkan permintaan kami?

Terima kasih juga sudah memberiku teman-teman terbaik yang pernah kutemui sepanjang hidup. Lusida Prayugo yang Kaupilih untuk melindungiku dari perbuatan itu. Yenny Sovyawati yang entah kenapa Kaubuat begitu membingungkan tapi berhasil memicu semangatku. Ignatia 'Noniek' Yuliani yang membuatku paham arti soulmate. Maukah Kau mengembalikan hubungan kami seperti dulu? Agung Dwipa Nugraha yang pernah Kaujadikan tempat paling nyaman di dunia sampai aku berkompromi dengan lingkungan. Bambang Irawan yang membuatku sadar pentingnya mendinginkan hati dan pikiran. Emmy Priyanti yang Kaupilih untuk mengarahkanku pada kebahagiaan. Maukah Kau selalu melindunginya? Shierly Motulo yang Kauhadirkan untuk membuatku merasa lucu. Aku selalu ingin dianggap lucu. Lisa Gunawan yang membuatku sadar, Kau menciptakan keanehan agar dunia lebih menyenangkan. Deffi Indria yang selalu membuatku ceria dengan wajah dan tawa lucunya. Imran & Gunawan yang menghiburku dengan cara mereka masing-masing. Adhe Zacharias yang selalu jadi teman paling tulus. Mariza Saraswati yang kusayangi meski sering bikin keki. Yunus Tamin yang membuatku sadar, orang ganteng ciptaanMu pun bisa membuatku ilfil. Meski begitu, kenapa aku merindukannya? Carla Bley yang pernah membuatku percaya kekuatan sebuah mimpi, meski impian itu gila sekalipun. Merry Gunawan, Okta Arifuddin, Andre Mathias, Whedi Suharno, Yendy Limanto, Shierly Coolz, Yustina Widyawati, Denni Permadi, Freddie Tjokro, Vebby Anastasia dan teman-teman lain yang pernah muncul dalam hidupku.

And last but not least, Valens Sigit Hascaryo yang luar biasa. Partner terbaik yang pernah Kaukirimkan untukku. Kalau Kau tidak keberatan, ijinkan aku bekerjasama dengannya sampai kapan pun :)

2008... semoga jadi tahun yang penuh berkah untuk kita semua. Amien...